Iwan Suwandri, Apresiasi PB-AMAN Peduli Bencana Longsor di Kasepuhan Sinaresmi

Bpan.aman.id SUKABUMI – Tim Emergency Respont dari Pengurus Besar Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PB-AMAN) yang diwakili oleh Moh Jumri memberikan bantuan logistik berupa uang Rp.10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah) untuk korban longsor di Dusun Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolong, Kabupaten Sukabumi (15/1) sekira pukul 15.00 WIB. Bantuan langsung diterima oleh kepala Desa Sinaresmi Iwan Suwandri.

“Saya mewakili kasepuhan adat banten kidul (SABAKI) mengucapkan terimakasih kepada PB-AMAN yang telah peduli meninjau lokasi longsor dan ikut membantu memberikan logistik kepada korban longsor di Dusun Cimapag,”terang Iwan.

Iwan mengatakan walaupun memang korban longsor itu dari beberapa kasepuhan, dirinya mengaku tidak memilah milah, karena yang terkena korban longsor ini semuanya tergabung dengan AMAN.

”Tentu semua korban longsor kami perhatikan, ada 66 orang yang selamat, 33 orang meninggal dan 1 orang belum ditemukan, jadi totalnya ada sekitar 100 orang”tutur Iwan yang biasa dipanggil Jaro.

Baca jugaTolak Perusahaan Karet, AMAN dan BPAN Barito Utara Akan Melakukan Aksi

Iwan menambahkan bahwa untuk 1 orang korban yang masih hilang, keluarga korban sudah memberikan pernyataan dan mengiklaskan sodaranya yang hilang tertimbun itu. Karena memang selama tiga minggu pasca longsor semua pihak juga ikut melakukan evakuasi dalam mencari 1 orang kobran dan sampai saat ini belum ditemukan.

Warga di Dusun Cimapag juga mengharapkan tentang perbaikan jalan yang rusak agar segera diperbaiki, selin jalan juga ada usulan lain yang mereka masih belum direalisasikan, seperti, perbaikan leuwit padi, relokasi rumah karena tempat yang kemarin digunakan sangat berbahaya, selain itu mereka juga meminta janji dari pemerintah pusat tentang santunan bagi korban persatu orang 15 juta belum direalisasikan.

“Ada 20 orang warga yang belum diberikan oleh pemerintah, selain itu janji pak gubernur juga terkait korban yang selamat akan memberikan modal untuk berdagang, karena sawah mereka rata tertimbun oleh tanah,”ujar Iwan.

Dikatakan Iwan, bantuan itu sangat bermanfaat bagi masyarakat adat di Dusun Cimapag karena bisa memberikan dampak yang positif bagi para korban terutama dalam meneruskan perjuangan untuk kehidupannya ke depan. Menurut Iwan, korban longsor yang terjadi di Desanya bukan hanya di Kasepuhan Sinaresmi, akan tetapi ada incuputu (tali sodara red) dari Kasepuhan Ciptamulya dan Ciptagelar.

“Koban longsor bukan hanya dari Kasepuhan Sinaresmi, tapi ada juga dari Ciptamulya, Cicarucub dan Ciptagelar,”tutup Iwan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*